7 Masalah Kesehatan Yang Berkaitan Pada Obesitas

 https://www.gottingmahe.my.id/2025/05/7-masalah-kesehatan-yang-berkaitan-pada.html

Seringkali orang menyalahkan junk food atau makanan olahan dalam masalah obesitas mereka. Bila seseorang memiliki berat badan lebih dari 20% dari berat badan normal dibandingkan dengan tinggi badannya, maka ia dianggap sebagai orang yang gemuk. 
 
Namun, anda perlu ingat bahwa tidak semua orang gemuk akan memiliki semua masalah kesehatan ini. Juga, risiko menyebabkan masalah kesehatan meningkat, bila seseorang dalam keluarga anda menderita karenanya.

Beberapa masalah kesehatan yang terkait obesitas maupun orang yang kelebihan berat badan:

1. Masalah jantung
Kelebihan lemak bisa membuat seseorang lebih cenderung memiliki tekanan darah tinggi dan peningkatan kadar kolesterol. Kedua kondisi ini merupakan alasan utama di balik terjadinya berbagai jenis masalah jantung atau stroke. 
 
Untungnya, dengan mengurangi sedikit berat badan bisa mengurangi kemungkinan terkena masalah jantung atau stroke. Anda bisa menurunkan kemungkinan masalah jantung hanya dengan mengurangi sekitar 10% dari berat badan anda.

2. Diabetes tipe 2
Pada umumnya orang yang terkena diabetes tipe 2 menderita obesitas. Anda dapat mengambil berbagai langkah guna mengurangi kemungkinan terkena diabetes tipe 2, seperti: 
 
* Dengan menurunkan berat badan

* Melakukan diet seimbang

* Berolahraga dengan teratur

* Tidur yang cukup.

Apabila anda telah mengidap diabetes tipe 2, maka bisa mengontrol kadar gula darah dengan tetap lebih aktif secara fisik serta juga melalui pengurangan berat badan. Rajin secara fisik berarti anda membutuhkan lebih sedikit obat dalam mengontrol diabetes anda.

3. Penyakit kandung empedu
Bila seseorang mengalami kelebihan berat badan, bisa kemungkinan terdampak infeksi kandung empedu serta batu empedu lebih tinggi. Tanpa diduga, penurunan berat badan itu sendiri terutama penurunan berat badan yang cepat atau penurunan berat badan yang berlebihan bisa membuat anda lebih rentan terkena batu empedu. Namun, anda akan lebih kecil kemungkinannya terkena batu empedu bila anda menurunkan berat badan sekitar 1-2 kg perminggu.

4. Kanker
Sangat mengejutkan mengetahui bahwa bermacam jenis kanker yang berkaitan dengan bagian tubuh seperti usus besar, payudara, ginjal, endometrium, dan kerongkongan berhubungan pada obesitas. Beberapa pemeriksaan dan penelitian sudah melihat hubungan antara kanker kandung empedu, pankreas, ovarium, serta dengan masalah obesitas.

5. Osteoartritis
Osteoarthritis merupakan masalah sendi yang berpengaruh ke pinggul, punggung, maupun lutut penderita. Sebab kelebihan berat badan, tekanan ekstra diberikan pada persendian, yang akhirnya merusak tulang rawan. 
Anda bisa mengurangi stres pada punggung bagian bawah, lutut, juga pinggul hanya dengan memilih penurunan berat badan yang juga bisa memperbaiki kondisi osteoarthritis anda.

6. Asam urat
Sendi seseorang terpengaruh dengan kondisi kesehatan ini. Kasus ini muncul saat ada kelebihan asam urat pada darah, yang akhirnya berubah kedalam bentuk kristal yang disimpan didalam persendian. Ternyata bahwa asam urat juga berpengaruh pada lemak atau obesitas lebih banyak dibandingkan pada orang sehat. 

Padahal, peluang terkena asam urat meningkat bila seseorang kelebihan berat badan. Akan tetapi, anda perlu berkonsultasi bersama dokter anda jika sudah memiliki asam urat dan berencana untuk menurunkan berat badan.

7. Sleep apnea
Hal ini benar jika sleep apnea berkaitan dengan kasus obesitas. Ini merupakan masalah pernapasan yang berkembang jadi masalah dengkuran yang cukup mengganggu pernapasan pada saat tidur. 
 
Sleep apnea keseringan jadi alasan di balik kantuk pada siang hari dan kemungkinan stroke maupun masalah jantung. Namun, sudah terlihat penurunan berat badan yang tepat meningkatkan apnea tidur secara signifikan.