Efek Radiasi Hp Pada Janin Ibu Hamil

Radiasi yang berbahaya untuk ibu hamil
Sudah banyak orang tahu dan memahami jika handphone atau yang disebut HP memancarkan radiasi elektromagnetik, yang merupakan salah satu bentuk radiasi non-ionisasi. Kebanyakan ibu hamil merasa takut akan efek radiasi elektromagnetik yang dapat membahayakan janin atau bayi dalam kandungan. Sehingga ibu hamil dapat mengurangi efek radiasi melalui cara ini.
Seperti yang telah kita ketahui jika menggunakan perangkat elektronik yang menimbulkan radiasi seperti router Wi-fi serta smartphone sudah berkembang dengan cepat di saat ini.
Hal ini akan menjadi perhatian yang sangat serius untuk ibu hamil dimana berbahaya jika terpapar radiasi dalam jumlah besar walaupun saat ibu hamil sedang tidak memakai handphone, ungkap Dr.Rima Sonpal seorang gynaecologist yang dilangsir dari parenting first cry.
Dengan memakai HP secara terus menerus ketika masih hamil, bahaya radiasi tentunya bisa menjadikan ibu hamil terkena penyerapan dari radiasi yang lebih besar. Paparan radiasi ini bisa mengganggu aktivitas otak serta mempengaruhi pola tidur ibu hamil tersebut, yang menyebabkan kelelahan atau berkontribusi pada penurunan memori.
Handphone juga dapat dianalisa berdasarkan frekuensi dari radiasi yang di timbulkan, tingkatan ini di ketahui sebagai SAR (spesific sbsorption rate) yang menginformasikan ketika jumlah radiasi yang bisa diserap oleh tubuh ketika menggunakannya, di kutip dari baby center.
Dari hasil penilaian SAR sangat bervariasi tergantung jenis, model dan merek ponsel, semakin tinggi nilai SAR ponsel maka semakin banyak radiasi yang terserap kedalam tubuh.
Seorang ahli ginekologi lesli regan, profesor Obstetri pada your pregnancy week by week, mengungkapkan jika jumlah energi yang dipancarkan ponsel bergantung pada seberapa kuat sinyalnya.
Bila sinyal semakin kuat, semakin kecil energi yang diperlukan ponsel anda untuk berfungsi dan semakin kecil nilai SAR ungkap regan.
Regan juga menyatakan dengan tegas mengenai kekhawatiran paparan radiasi frekuensi pada bagian kepala yang dekat dengan ponsel, yang sisebutkan dapat menyebabkan berkembangnya tumor otak, dijelaskan bahwa pernyataan ini tidak berdasar.
Begitu juga dengan anggapan jika bayi dan ibu hamil ketika saat mengandung bila sering memakai posel dapat mempunyai masalah perilaku serta sindrom hiperaktif, juga kemungkinan mengembangkan kanker pada anak naka, ini masih lemah.
Selanjutnya apa solusi yang dilakukan untuk mengurangi akibat radiasi dari ponsel ? regan menyarankan, ibu hamil perlu menggunakan ponsel ketika sinyal kuat.