Tips Mengatasi Stres Pada Ibu Hamil

Ibu hamil lakukan ini agar selalu happy
Kehamilan merupakan masa indah yang harus anda nikmati dengan jiwa raga. Jika bahagia ketika hamil maka sijanin akan berpengaruh positif.
Bila ibu hamil memiliki perasaan cemas, khawatir dan perasaan tidak menentu akan dapat mempengaruhi pada saat hamil, sehingga harus di lakukan untuk solusinya. Bila ibu yang stress bisa mengatasi akan berpengaruh positif pada bayi yang dilahirkan.
Namun apabila ibu bayi tidak tenang pada masa bisa mempelajari beberapa hal dibawah ini agar bisa mengatasi solusi yang dihadapinya :
1. Rutin berolah raga
Selalu berolah raga dengan rutin sesuai kondisi fisik, bisa menurunkan tekanan stres. Apalagi ada kelebihannya bila rajin olah raga, membuat tubuh lebih sehat dan bugar. Apabila anda sebelum hamil rajin olah raga dengan rutin, itu bisa terus dilakukan.
Namun harus di sesuaikan porsinya sesudah hamil, namun bila anda jarang berolah raga, bisa dilakukan dengan olah raga ringan dan bertahap ke porsi selanjutnya. Sebaiknya terlebih dahulu konsultasi dengan dokter anda, untuk jenis olah raga yang di lakukan, dan porsi latihan serta waktu untuk anda.
2. Curhat dengan teman
Berbagi keluhan dengan teman dekat, apalagi yang memiliki anak dapat sebagai solusi ampuh untuk mengurangi ketidak nyamanan tersebut. Bisa juga berbagi cerita kepada anggota keluarga maupun kerabat terdekat anda.
Semua masukan akan membuat tenang dan berguna untuk anda. Namun orang yang paling dekat yang bisa meringankan beban perasaan ialah pasangan.
3. Pelajari pengetahuan perawatan bayi
Hal ini perlu dipelajari untuk menambah wawasan dan paham tentang seluk beluk bayi yang baru lahir. Informasi ini bisa didapat melalui tv, buku, majalah, maupun vcd. Bisa membeli 1 atau 2 buku dasar - dasar perawatan bayi, yang menjelaskan bermacam persiapan sebelum persalinan, perawatan bayi di rumah sakit hingga perawatan bayi dirumah.
4. Tutup kuping pada cerita seram
Jauhi dari orang yang memiliki pengalaman melahirkan yang buruk, misalnya sayatan episiotomi (perobekan pada bagian diantara vagina dan anus) ataupun luka sayatan saat operasi caesar. Sebab para wanita sering membicarakan hal ini.
Jadi bila teman anda membicarakan hal tersebut, segera stop berbicara dengan dia melalui cara sopan. Sebab mendengar cerita seperti ini dapat menambah rasa takut, khawatir serta kecemasan pada anda. Malah ini akan membuat anda bertambah stress yang lama saat hamil.
5. Belajar dan berlatih teknik relaksasi
Menurut Alice D. Domar, Ph.D, Direktur Mind/Body Center for Women's Health di Beth Israel Deaconess Medical Center, Boston, Amerika Serikat, hormon stres keluar dari tubuh ibu hamil ketika mengalami stres, khwatir dan cemas berlebihan bisa masuk kedalam plasenta. Bayi akan merasakannya, ibu hamil perlu ketenangan pikiran saat sedang hamil, yang bisa membantu kelancaraan saat melahirkan nantinya.
Ibu hamil harus belajar berlatih teknik relaksasi, dengan menarik nafas panjang perlahan-lahan dan dalam. Menahan sebentar kemudian menghembuskan lagi. Harus di usahakan tetap rileks.
6. Libatkan pasangan
Tidak perlu merasa sungkan pada pasangan supaya mengajaknya untuk terlibat dalam berbagai persiapan menyambut kelahiran si bayi. Contohnya seperti mengantar anda ke dokter kandungan dalam pemeriksaan rutin, melalui cara ini kedekatan emosi anda dan pasangan serta si bayi dapat terjalin. Karena dengan kekompakan dengan pasangan akan mempermudah kelancaran persalinan nantinya.
7. Pahami hak cuti hamil dan melahirkan
Untuk ibu hamil yang masih bekerja, agar menyisihkan waktu untuk memahami hak cuti hamil serta melahirkan yang ditetapkan dalam aturan perusahaan tempat bekerja. Bila sudah mau mendekati segera bicarakan mengenai hak anda, untuk mempersiapkan ini ketika di trimester ke 1 maupun ke 2.
8. Belilah berbagai keperluan bayi
Mempersiapkan hal ini terkadang mengasikkan, juga bisa membuat anda berdua lupa dengan kekhawatiran dan kecemasan, jadi bisa dinikmati saat belanja bersama pasangan.
Sebelum membeli terlebih dahulu membuat daftar barang yang diperlukan untuk dibeli, seperti popok, selimut, boks, baby tafel dan stroller. Membuat daftar belanja akan lebih efektif, sehingga bisa membeli keperluan yang dibutuhkan. Karena ketika masuk toko terkadang bingung dan mau membeli semua barang yang ada, membuat pengeluaran jadi besar.
9. Siapkan budget
Ketika sudah positif hamil, ada baiknya sudah mulai membuat perencanaan dan pengaturan keuangan untuk biaya persalinan dan persiapan keperluan lainnya dalam menyambut kedatangan sibayi.
Dan juga tidak ada salahnya menyiapkan dana tambahan untuk biaya yang tidak terduga. Contohnya semula berencana menjalani persalinan normal, karena kondisi kehamilan sungsang maka kemungkinan bayi dilahirkan melaui operasi caesar, hal ini membutuhkan biaya yang lebih besar.
10. Memilih tempat bersalin
Pada trimester 1 anda sudah bisa mulai mencari informasi tentang rumah sakit yang baik untuk bersalin, cari informasi bisa lewat teman, brosur, kerabat serta libatkan pasangan dalam hal ini. Setelah mendapatkan segera daftarkan diri, tak perlu menunda nunggu hari H nya, nanti bisa kehabisan tempat yang baik.
Ada baiknya mencari informasi tempat bersalin yang memberi fasilitas sesuai dengan keinginan serta harapan anda berdua, sesuaikan dengan keuangan anda. Dan mempertimbangkan tempat bersalin yang menyediakan fasilitan ruangan yang baik, bukankan anda tidak sabar untuk berdekatan dengan sibuah hati !
11. Cari informasi tentang dokter anak
Sesudah si kecil hadir, anda berdua akan dihadapkan dengan berbagai masalah baru yang menantang. Tidak hanya permasalahan seputar bayi, namun juga masalah kesehatan.
Si kecil memang sangat mudah terkena berbagai jenis penyakit, sebab itu segera mencari informasi mengenai dokter anak yang bagus dalam memberi fasilitas pelayanan. Juga baik dalam berkomunikasi pada pasien saat menjelaskan kesehatan bayi.
Dokter anak pilihan ini nantinyan bisa memberi paket imunisasi serta vaksinansi yang wajib di beri pada bayi untuk terhindar dari serangan penyakit dalam tahun pertamanya. Nantinya dokter anak ini dapat membantu anda untuk mengatasi tentang kesehatan si bayi nantinya, jadi pilihan harus tepat.
12. Isi lemari es sebelum hari-H
Pada bulan-bulan pertama dengan si bayi anda tidak akan memiliki waktu untuk belanja keperluan sehari-hari. Karena akan disibukkan dengan mengurusi sikecil, sehingga ada baiknya anda menyiapkan persediaan makanan dan minuman didalam lemari es. Sehingga anda tidak terlalu repot lagi untuk mempersiapkan kebutuhan anda.
13. Siapkan koper Anda!
Ketika sudah memasuki trimester ke 3 anda sudah dapat melakukan persiapan koper anda yang dibawa kerumah sakit. Siapkan semua keperluan bayi, anda serta pasangan.
Karena pasangan akan terus berada di samping anda mendampingi anda menjelang, selama dan setelah persalinan, jadi memerlukan perlengkapan untuk bermalam.