Cara Mengatasi Agar Tidak Mudah Marah

https://www.gottingmahe.my.id/2025/06/cara-mengatasi-agar-tidak-mudah-marah.html

Memiliki Pemikiran Terbuka

Selalu dapat membaca dan memahami dari perkataan orang lain, sehingga lebih memahami maksud dan tujuannya. Bila sudah paham dan mengerti makan akan berpikir secara positif dalam menyikapi setiap perkataan.

Harus selalu banyak belajar dan memiliki wawasan yang luas itu akan mempengaruhi pemikiran kita. Sehingga kita dalam menyikapi hal-hal apa saja dengan berpikir yang positif dan logika, tidak serampangan dalam bertindak, jangan memahami setengah-setengah dari perkataan orang langsung mengambil tindakan, harus berpikir dahulu sebab akibat dari kita membuat sesuatu. Pemikiran biasanya sejalan dengan kontrol emosi, tindakan, lingkungan dan aktivitas kita. Itu semua sangat mempengaruhi, intinya harus banyak belajar, mendengar baru bertindak.

Bersikap Rendah Hati
Bersikap rendah hati, didalam kehidupan sehari-hari, lingkungan kerja, pergaulan, keluarga ini harus selalu di terapkan. Ini sebagai alat kontrol agar kita tidak menjadi lupa sehingga membawa kita kedalam kesombongan atau tinggi hati. 

Dimana saja sikap rendah hati seperti ini akan selalu mudah beradaptasi dan diterima, rendah hati bukan berarti kita orangnya tidak mempunyai pamor, justru rendah hati kebanyakan orang yang pintar, memiliki banyak pengalaman, bijaksana dalam pemikiran ibarat seperti pepatah padi semakin berisi akan semakin merunduk.

Selalu kita belajar dari hari-kehari agar memiliki dan bersikap rendah hati, karena dimana saja ini akan selalu membawa kebaikan, karena apabila kita tinggi hati akan mengundang permasalahan, orang yang membenci kita, menjauhi kita, dan akan sulit di terima dimana saja. Sebagai contoh kalu kita memiliki sikap rendah hati, apabila kita melakukan kesalahan maka dia akan mengakui kesalahannya dan meminta maaf. Dan begitu sebaliknya untuk orang yang tinggi hati, yang ada hanya kemarahan dan emosi yang di miliki.

Membiasakan Berucap Yang Baik Dan Tidak Kasar
Melatih setiap ucapan, tutur kata dan intonasi bahasa ini harus di latih, ini perlu latihan yang panjang. Terkadang ucapan yang membuat kita sesuai dan tidak bagi orang lain bisa membuat suatu permasalahan. Karena ini merupakan ciri khas dan kebiasaan kita sehari-hari akan sulit di lakukan kalau tidak di ubah secara bertahap. 

Berucap kata kasar bisa membuat kemarahan, tapi kalu orang yang sudah terlatih dan terbiasa, dia bisa berkata saat marah dengan kata yang lebih halus dan nada yang rendah dan membuat orang yang di tuju tidak akan tersinggung dan marah akan tetapi dia akan menurut dan paham akan arti dari ucapan kita. Ada beberapa dari daerah yang memiliki intonasi dan gaya bahasa yang keras, tetapi kalau kita mau belajar semua akan bisa di ubah.

Bersikap Ketidak Pedulian
Terkadang kita akan bisa bersikap tidak peduli kepada orang lain atau siapa saja bila kita sudah mencapai titik kemarahan tersebut. Apapun yang di ucapkan oleh orang lain tidak akan pernah di gubris atau perkataan orang tersebut akan berlalu begitu saja dari telinga kita. 

Ini adalah hal yang wajar, semua orang pasti pernah mengalami kondisi seperti ini pada saat marah. Hal yang perlu kita lakuan selalu kita mengambil hal-hal yang positif dan jangan membuat masalah berlarut-larut sehingga tidak membebani kita. Sikap seperti ini tidak baik dan perlu di ubah sebab kebiasaan ini akan membuat kita akan semakin acuh tak acuh dan masa bodo dengan orang lain dan lingkungan kita, sehingga dapat mengarah menjadi ke egoisan.

Lakukan Interaksi
Berinteraksi dapat mengurangi sikap emosi dan pemarah dari seseorang, apabila orang tersebut orang yang tertutup dan kurang berinteraksi akan lebih cenderung memiliki emosi dan kemarahan yang tinggi. 

Berinteraksi banyak cara yang bisa di lakukan misalnya dengan berkumpul dan ngobrol dengan lingkungan tempat tinggal, melakukan kegiatan dengan teman-teman, berinteraksi melalui sosial media, sehingga pemikiran kita tidak tertutup.

Belajar Senyum
Dengan melakukan senyum pada orang lain atau dengan lawan bicara kita, ini menandakan kita orangnya ramah, peduli dan tidak mengundang kemarahan. Akan tetapi jangan terlalu banyak senyum nanti bisa di bilang orang gila!!.


Bila kita sekali-kali dalam berbicara melemparkan senyuman, itu akan membuat suasana akan lebih adem dan orang yang berbicara kepada kita akan suka dan perhatian pada apa yang kita ucapkan. Senyum terkadang dapat mendinginkan susana dan mengurangi emosi seseorang.