Wisata Alam 5 (Gua Lawa Dan Gua Kreo Jawa Tengah )

* Gua Lawa

https://gottingmahe.blogspot.com/2022/07/wisata-alam-5-gua-lawa-dan-gua-kreo.html

Gua ini tidak seperti gua yang lainnya, pada umumnya gua di Indonesia berada di lereng bukit serta batuan kapur sehingga akan membentuk stalaktit dan stalagmit. Namun, gua lawa ini memiliki ke istimewaan, ke istimewaan gua ini terbentuk dari proses pendinginan lava. Dengan terjadinya proses tersebut batuan gua lawa menjadi keras serta kuat tanpa menimbulkan stalaktit dan stalagmit.

Untuk dapat melihat dari dekat keindahan gua lawa ini, wisatawan harus menuruni lubang tanah juga menelusuri lorong-lorongnya. Objek wisata gua lawa ini terletak di desa sirawak, kecamatan karang reja, ± 27 km dari kota purbalingga. Udara di sekitar objek wisata ini sejuk serta bersih dengan panorama yang sangat indah sebab terletak di lereng sebelah timur gunung slamet.

Gua lawa berada pada ketinggian ± 900 m di atas permukaan laut, gua ini terbentuk dari aliran lava gunung slamet yang membeku. Kompleks gua lawa ini di lengkapi pula dengan beberapa sarana wisata seperti taman lokarta, taman gembira dan musala.

* Gua Kreo

https://gottingmahe.blogspot.com/2022/07/wisata-alam-5-gua-lawa-dan-gua-kreo.html

Objek wisata alam gua kreo terletak di dukuh talun kacang, kelurahan kandri, kecamatan gunung patih, kabupaten semarang. Lokasinya kurang lebih 13 km dari tugu muda ke arah selatan dan berada di lereng bukit dengan ketinggian 350 m diatas permukaan air laut. Di sekitar gua kreo ini terdapat hamparan sawah yang luas, tebing-tebing curam penuh pepohonan serta sungai jernih berbatu sehingga tercipta panorama yang sangat indah.

Untuk mencapai mulut gua ini, wisatawan harus menuruni anak tangga yang cukup banyak. Menurut legenda, gua kreo merupakan petilasan kanjeng sunan kalijaga, ketika mencari kayu jati untuk membangun mesjid demak, beliau singgah di gua ini. Di ceritakan pada waktu itu beliau yakni sunan kalijaga di bantu oleh 4 ekor kera. Konon ke empat kera itu merupaka cikal bakal kera-kera yang hidup di gua kreo.

Sekarang di gua itu hidup sekitar 300 ekor kera, di sekitar gua ini juga terdapat rumpun bambu kerincing. Rumpun bambu itu di percaya tumbuh dari bekas tusuk satai yang disajikan pada ketika sunan kalijaga mengadakan selamatan. Daun bambunya berbau daging kambing, selain bambu kerincing di gua sekitar gua kreo tumbuh pula bermacam-macam tanaman langka yang lain, antara lain pohon beracun, sesambi ataupun kucaci, lanji atau wilikukur, kepoh atau jangkang, iwil-iwil serta kemloko.

Disebelah utara gua kreo terdapat air terjun yang berasal dari berbagai sumber mata air yang jernih serta tidak mengenal kemarau. Untuk sampai di air terjun tersebut, wisatawan harus melalui tangga yang curam. Selain mempunyai pemandangan yang indah, gua kreo juga di lengkapi sarana-sarana lain contohnya tempat bermain.