Cara Membuat Fermentasi Pupuk Organik

 

Alat dan Bahan:
Bahan baku pupuk organik (kotoran hewan, sisa tanaman, sampah organik), Air, Gula merah/molase, EM4 (Effective Microorganisms), Wadah fermentasi (ember, tong plastik), Alat pengaduk, Tutup wadah.

Langkah-langkah:
 
1. Siapkan bahan baku pupuk organik. Potong atau rajang bahan baku menjadi potongan kecil agar proses fermentasi lebih cepat.

2. Campurkan bahan baku pupuk organik dengan air. Perbandingan bahan baku dan air adalah 2:1. Aduk rata hingga semua bahan tercampur.

3. Tambahkan gula merah/molase dan EM4. Larutkan gula merah/molase dalam air hangat. Campurkan larutan gula merah/molase dan EM4 ke dalam campuran bahan baku dan air. Aduk rata kembali.

4. Masukkan campuran ke dalam wadah fermentasi. Tutup wadah rapat-rapat.

5. Proses fermentasi. Biarkan campuran dalam wadah fermentasi selama 1-2 minggu. Selama proses fermentasi, buka wadah setiap hari untuk mengeluarkan gas yang terbentuk. Aduk campuran setiap 2-3 hari sekali.

6. Pupuk fermentasi siap digunakan. Pupuk fermentasi yang sudah jadi berwarna coklat kehitaman dan memiliki aroma yang khas.

Tips:
Gunakan bahan baku yang berkualitas baik.
Pastikan wadah fermentasi tertutup rapat agar proses fermentasi berjalan optimal.
Simpan pupuk fermentasi di tempat yang teduh dan kering.

Manfaat Pupuk Fermentasi:

* Meningkatkan kesuburan tanah

* Memperkaya unsur hara tanah

* Memperkuat daya tahan tanaman

* Meningkatkan hasil panen. Semoga bermanfaat.