Cara Kerja Jamur Fusarium yang Dapat Merusak Tanaman

Jamur Fusarium, umumnya Fusarium oxysporum f. sp. Cubense (FOC), bekerja dengan cara yang sistematis untuk melemahkan dan akhirnya mematikan tanaman inangnya, sehingga menyebabkan kelayuan.
Berikut langkah-langkah kerja fusarium yang menyebabkan tanaman layu:
1. Infeksi akar
Jamur fusarium biasanya masuk ke dalam tanaman melalui ujung akar atau luka pada akar.
2. Pertumbuhan miselium
Sesudah masuk, jamur ini akan membentuk benang-benang halus seperti jaring yang disebut miselium. Miselium ini kemudian berkembang di dalam jaringan pembuluh angkut tanaman, yaitu xylem.
3. Gangguan pembuluh angkut
Miselium jamur akan menginfeksi serta merusak jaringan xylem. Xylem berfungsi mengangkut air dan nutrisi terlarut dari akar ke seluruh bagian tanaman.
4. Hambatan aliran air dan nutrisi
Akibat kerusakan xylem, aliran air dan nutrisi terlarut menjadi terhambat. Tanamanpun menjadi kekurangan air dan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangannya.
5. Produksi toksin
Beberapa jenis fusarium bisa menghasilkan toksin yang bersifat racun untuk tanaman. Toksin ini bisa mengganggu metabolisme tanaman dan semakin memperparah kondisinya.
6. Gejala kelayuan
Di sebabkan kekurangan air dan nutrisi, tanaman akan menunjukkan gejala kelayuan. Daun-daunnya akan mulai menguning, layu terkulai, dan akhirnya mengering dan rontok.
7. Kematian tanaman
Bila infeksi jamur tak diatasi, tanaman akan kekurangan air dan nutrisi secara terus-menerus hingga akhirnya mati.
Strategi jamur fusarium
Jamur fusarium memakai strategi dengan memutus jalur transportasi vital tanaman, yaitu xylem, sehingga tanaman tidak bisa mendapatkan pasokan air dan nutrisi yang cukup. Hal inilah yang menyebabkan tanaman menjadi layu dan mati. Semoga bermanfaat.
Sumber artikel: Wirausaha Pertanian