9 Manfaat Jahe Untuk Kesehatan Tubuh

Manfaat jahe rebusan, jahe ekstrak, maupun olahan lainnya
Jahe atau zingiber officinale merupakan tanaman rimpang yang sangat populer sebagai rempah-rempah dan bahan obat. Rimpangnya berbentuk jemari yang menggembung diruas-ruas tengah. Rasa dominan pedas disebabkan senyawa keton bernama zingeron.
Jahe merupakan salah satu rempah-rempah yang sudah tidak asing lagi. Di India dan China sendiri, jahe kerap diberdayakan sebagai minuman tonik untuk mengobati berbagai penyakit ringan sejak 4700 tahun silam.
Jahe merupakan tumbuhan yang bisa menghangatkan tubuh, jahe memiliki bau khas yang kerap digunakan sebagai bumbu rempah masakan, serta menggunakannya sebagai obat herbal. Khasiat yang dimilikinya dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit.
Lantas apa saja manfaat jahe bagi kesehatan:
1. Meredakan nyeri haid
Manfaat jahe yang pertama adalah dapat meredakan nyeri pada saat menstruasi atau haid. Wanita kerap merasakan sakit perut saat menstruasi, beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi jahe bisa membantu mengurangi gejala ngeri saat menstruasi. Bahkan khasiat dari jahe tidak berbeda jauh dengan ibuprofen dan asam mefenamat.
Untuk mendapatkan manfaatnya coba untuk mengkonsumsi jahe 4 gelas selama dua hari pada awal menstruasi atau dengan mengkonsumsi ekstrak jahe kira kira 500-2000 mg selama tiga hari diawal menstruasi.
2. Mengatasi masalah pencernaan
Jahe memiliki manfaat untuk menjaga sistem pencernaan, mengkonsumsi jahe dapat mencegah perut gembung, sembelit atau naiknya asam lambung. Jahe yang di tambahkan ke makanan berfungsi untuk mencegah keracunan makanan akibat bakteri. Jahe juga bisa merilekskan otot-otot saluran pencernaan sekaligus membantu proses pencernaan makanan.
Untuk meredakan gangguan pencernaan dapat mengkonsumsi jahe secara langsung ataupun membuat jus jahe atau menghirup aromanya melalui minyak esensial.
3. Meredakan mual
Baunya yang khas dan kandungan yang dimilikinya dapat dapat digunakan untuk menghilangkan rasa mual misalnya mual keetika mabuk laut atau mengurangi rasa mual dan muntah pasca operasi.
Cara memanfaatkannya dengan merebus jahe dan mencampurnya kedalam teh atau mengoleskan minyak jahe.
4. Mencegah kanker
Jahe juga bisa di manfaatkan untuk mencegah kanker, salah satu penelitian yang dilakukan bahwa mengkonsumsi jahe bisa menghambat pertumbuhan sel kanker rahim.
Agar manfaat jahe lebih maksimal setiap hari anda bisa mengonsumsi 1000 mg bubuk akar jahe atau dua tetes minyak esensial jahe dalam dua kali sehari.
5. Mencegah infeksi
Jahe juga berkhasiat untuk menangkal tubuh dari infeksi yang disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur, kandungan gingerol dalam jahe dipercaya bisa menghambat infeksi bakteri.
Jahe bisa membunuh bakteri berbahaya yang bisa menimbulkan komplikasi dirumah sakit bahkan manfaat minum jahe secara rutin juga bisa membantu mengatasi pilek dan flu.
6. Memperkuat sistem imum
Jahe bisa menghangatkan tubuh hingga mampu mengikis timbunan toksin yang bersarang dalam organ - organ tubuh. Sebuah studi ditahun 2011 menunjukkan betapa efektifnya jahe dalam mendongkrak sistem kekebalan tubuh.
Jahe juga banyak mengandung vitamin C dan magnesium yang membuatnya bisa membantu tubuh untuk memperkuat sistem umun. Selain itu jahe juga memiliki kandungan gingerol, shogaols dan zingerones yang dapat berfungsi sebagai anti oksidan bagi tubuh.
7. Mencegah morning sickness
Kondisi mual dan muntah dikarenakan morning sickness sering kali dialami oleh wanita di awal masa kehamilan. Menurut sebuah studi jahe bermanfaat untuk meredakan gejala morning sickness pada awal kehamilan.
Namun perlu di ingat ibu hamil tidak boleh sembarangan mengonsumsi obat termasuk obat herbal dan obat - obatan tradisional oleh karena itu konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsi jahe agar tidak menimbulkan gejala efek samping yang tidak diinginkan.
8. Mencegah penyakit jantung
Jahe dapat menurunkan kadar kolesterol jahat didalam tubuh, kolesterol jahat yang diketahui dapat meningkatkan resiko penyakit jantung. Dengan mengonsumsi jahe dapat mencegah penyumbatan darah yang dapat menjauhkan anda dari penyakit jantung atau stroke.
Terlebih lagi bila dipadukan dengan dengan bahan makanan lainnya seperti bawang putih dan bawang merah.
9. Baik untuk tenggorokan
Jahe di ketahui dapat mengobati berbagai penyakit termasuk sakit tenggorokan dan infeksi saluran pernafasan atas. Jahe juga dapat mengobati suara serak karena mengandung senyawa keton yang bernama zingeron.
Rasa pedas yang ditimbulkan jahe dapat membantu menghangatkan tenggorokan yang mengalami iritasi. Jahe juga dapat membantu mengobati infeksi tenggorokan.
Cara mengolahnya cukup mudah anda bisa merebuh jahe segar didalam panci air mendidih untuk di olah menjadi teh jahe.
Kalau jahe diduga aman untuk di konsumsi oleh kebanyakan orang, namun tetap ada efek samping ringan yang dapat di timbulkan, seperti diare, rasa tidak nyaman diperut dan nyeri ulu hati. Bahkan jika di oleskan pada kulit, kemungkinan jahe bisa menyebabkan iritasi.
Karena jahe merupakan obat herbal, ada baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Hal ini bertujuan untuk menghindari efek samping yang mungkin bisa terjadi. Semoga informasi ini berguna untuk anda.