Kegagalan Kerja Yang Pernah Kualami

https://www.gottingmahe.my.id/2025/06/kegagalan-kerja-yang-pernah-kualami.html

Awalnya tidak ada niat untuk mencari pekerjaan di pekan baru, berawal dari ajakan teman dekat semasa kuliah dulu yang menawarkan untuk berkunjung ketempatnya atau istilahnya jalan-jalan untuk merefresh pikiran yang sedang mumet.

Sehingga berangkatlah dengan menumpang bus malam untuk tujuan pekan baru, dengan waktu tempuh menghabiskan 12 jam perjalanan darat, sampailah dikota Pekan baru. Aku ketemu kangen dengan sobat lama yang sudah jarang ketemu, dia bekerja disalah satu perusahaan minyak di daerah rumbai kota pekan baru.

Saya merasa sedikit takjub dengan situasi dan kehidupan disana, perekonomian terbilang maju dengan gaya hidup yang mahal. Sosial interaksi antara sesama sudah agak berkurang dari daerah-daerah yang pernah aku kunjungi sebelumnya. Sifat orang yang serba sibuk, cuek dan tidak peduli dengan orang lain, artinya jarang untuk bertemu dan berkomunikasi dengan orang lain. Kecuali orang-orang tertentu saja yang sudah saling kenal itupun dalam jangka 1 bulan bisa dihitung kapan bertemu.

Aku mencoba berusaha beradaptasi dengan lingkungan, sahabatku orangnya sibuk kerjanya kalau dihitung 12 jam perhari, kami bisa jalan hanya diwaktu libur saja. Hari mulai berjalan, saya mulai ingin mencari kesibukan dengan menyebar lamaran kerja untuk memperoleh keberuntungan.

Saya mencoba melamar diperusahaan-perusahaan bagian teknik sesuai bidang saya, mencoba mencari informasi, berjalan hingga satu bulan aku bersyukur ada panggilan kerja, aku di interview dan akhirnya tidak jadi bekerja karena kendala kesepakatan gaji. Gaji yang ditawarkan sangat rendah bila dihitung-hitung dengan biaya hidup dan sewa kost-kostan hanya pas-pasan dengan sedikit sisa.

Aku mencoba peruntungan dengan membeli koran lokal untuk melihat informasi lowongan kerja, kebetulan didaerah perkantoran bagian ketenagakerjaan ada pada hari H jobfair untuk penerimaan karyawan secara besar-besar. Pas pada hari H tersebut saya hadir dengan menyiapkan beberapa berkas, lalu saya berangkat dan mendaftar. 

Eh ternya saya tidak bisa mengikuti jobfair karena KTP saya dari Medan, saya heran kenapa ada jobfair yang yang petugasnya tidak memperbolehkan dari luar pada hal ini untuk umum. Akhirnya aku balik kerumah teman dengan perasaan kecewa karena tidak bisa mencoba pelamaran di jobfair tersebut. 

Setelah seminggu setelah pelamaran yang ditolak tersebut, aku memutuskan berangkat kemedan lagi dan tidak lama aku berhasil diterima diperkebunan kelapa sawit untuk daerah Kalimantan.