Penyebab Banyak Orang Rugi Di Saham

Inilah beberapa alasan mengapa banyak orang rugi di saham
Kenapa banyak sekali orang yang merugi di saham? apa penyebabnya?
Banyak orang yang mengalami kerugian besar ketika bermain saham, ada yang mengalami kebangkrutan, terkena penyakit, stress dan bahkan sampai meninggal dunia ketika bermain saham.
Setelah di teliti cari info, ternyata kejadiannya kurang lebih sama yaitu:
1. Pertama
Dia diajak teman atau kerabat untuk investasi karena janji profit yang luar biasa, perlu di pahami jangan mau hanya karena iming-iming, tanyakan hatimu dan passionmu dimana? kalau tidak sesuai jangan dipaksakan. Mungkin bukan itu jalan rezekimu.
2. Kedua
Menggunakan uang pinjaman bank untuk meningkatkan penghasilan sahamnya. Jangan pernah sekali-kali lakukan itu karena itu akan membuatmu hancur. Dipasar saham kita tidak tahu pergerakan yang pasti walaupun sudah menganalisa dengan benar.
Pergerakan pasar bisa berubah seketika yang akan membuat penghasilan yang pasti. Sedangkan kalau pinjam dana dari bank harus dibayar tepat waktu tidak ada mengenal kata tunda.
3. Ketiga
Karena faktor serakah, tidak boleh memakai uang panas untuk investasi (uang operasional usaha). Perlunya penguasaan emosional dalam menjalankan saham dan pikiran yang tenang, bila hari ini sudah untuk besar atau kecil harus disyukuri, tahan emosi serta tenangkan diri dan cobalah untuk bermain keesokan harinya biar lebih tenang.
Jangankan mendapatkan penghasilan yang besar. Yang ada malah zonk alias merugi! Dahulu yang hidupnya serba kecukupan, sekarang dikejar-kejar perbankan untuk bayar hutang, permasalahan di keluarga mulai muncul, stress, dan akhirnya meninggal dunia.
Penyebabnya dikarenakan ada beberapa faktor dan ceritanya kurang lebih sama, maka ada hal yang bisa di simpulkan sebelum berinvestasi di saham:
1. Harus mengetahui resiko dan “berani” menerimanya
Tak hanya dapat profit besar, pasar modal juga merupakan tempat berkumpulnya orang bermacam profesi! Yang jadi kaya banyak, yang jadi miskin lebih banyak lagi! Intinya kalau memang memutuskan masuk pasar modal, harus tahu bahwa ada resiko, dan mau menerima resiko tersebut.
2. Berinvestasi disaham tanpa tujuan yang jelas
Bila memang ingin beli saham, telitilah terlebih dahulu. Jika memang mau ikut-ikutan, harus dicerna apakah masuk akal alasan dari orang yang diikuti? Jika ya, silahkan ikuti.
3. Pakai uang dingin dan hindari pinjaman
Paling tidak, jika rugi 100% kita tetap bisa makan. Plus, kalau investasi dengan uang dingin, tentu keputusan kita lebih rasional dari pada pakai uang panas atau pinjaman. Dengan semakin rasionalnya keputusan kita, maka return investasi akan semakin baik.
Pasar modal itu memang tempat cari uang, tapi harus kalian ingat satu hal “Tuhan itu maha pengasih tapi pasar modal tidak ada belas kasih”. Kadang bisa membantu kita ketika kita menggunakannya dengan benar, tetapi kadang juga bisa membuat kita “rusak” karena salah menggunakannya! So, sisi mana yang akan kalian ambil?
Catt:
Mungkin saya masih pemula untuk mengenal saham, tapi saya terlebih dahulu belajar dan itu harus dibayar dengan uang yang tidak sedikit agar benar benar paham. Setelah itu saya mempelajari setiap perusahan yang mau saya investasi, analisa dan cek perusahaannya.
Saya juga mengikuti di group saham, setiap ada keraguan selalu bertanya dan konsultasi dengan teman-teman di grub agar tidak rugi banyak.
Perlu diketahui di saham ada dua tipe yang sering dilakukan oleh kebanyakan orang:
1. Investasi saham
Saya melakukan ini, karena memang ini adalah tujuan utama saya untuk jangka panjang, saya membeli beberapa lot saham yang benar benar bagus secara fundamental dan dalam 10 tahun ke belakang selalu memberi dividen. Karena inilah tujuan utama ku untuk jangka panjang, untuk masa depan.
Bila tujuan anda hanya berinvestasi saham, disini tak perlu khawatir, belilah saham diharga murah, saran jangan beli saham diawal dalam jumlah besar. Untuk mengantisipasi bila saham turun kesempatan dengan modal yang ada untuk melakukan averaging down. Sehingga saham kita mendapatkan keuntungan yang makin besar dan menjaga agar portofolio saham tetap hijau.
Belilah saham setiap bulan dengan menggunakan uang dingin, artinya uang lebih setelah anda sudah menganggarkan semua kebutuhan anda selama sebulan. Sehingga ekonomi anda tidak terganggu.
2. Trading saham
Disinilah kebanyak orang yang mengalami kebangkrutan, karena faktor serakah, ikut-ikutan, ingin mendapatkan penghasilan yang lebih besar, untuk bayar hutang karena memakai uang panas.
Perlu di ketahui bahwa trading saham harus dilakukan dengan tenang, pahami saham yang di beli untuk trading, apakah saham yang di beli itu untuk trading harian, mingguan atau bulanan harus di pelajari agar bisa dapat profit.
Karena ditrading kita harus bermain cepat dan perlu persiapan dana yang cukup, pengalaman saya bermain trading harian saya banyak rugi tapi masih bisa saya kontrol. Saya memutuskan untuk bermain trading swing atau mingguan agar lebih aman mengingat dana saya masih belum besar.
Karena ini bukan tujuan utama saya, berinvestasi jangka panjang adalah tujuan saya, sedangkan trading saya gunakan profitnya utuk membeli lot saham saya agar lebih banyak.
Kalau mau aktif bermain trading saham untuk menghasilkan profit tiap hari, itu boleh saja namun harus bisa mengontrol emosi dan pikiran.
Semoga info ini bermanfaat, dan apabila kamu ingin belajar tentang cara berinvestasi di Saham perbanyak belajar dan mencari sumber agar lebih paham. Semoga bermanfaat.